liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Sering Nonton Video Porno, Ayah di Pekanbaru Perkosa Putrinya 4 Kali


Jambi

Seorang perawat di RS Raden Mattaher Jambi berinisial BP akan dipecat sebagai pegawai negeri sipil (ASN). Pemberhentian dilakukan, jika BP terbukti melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswa kedokteran yang kini menjadi trainee.

“Kalau yang bersangkutan sudah tahu bagaimana statusnya akan diproses secara hukum, maka kita bisa memecatnya jika terbukti bersalah,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, Jumat (2/12/2022).

Untuk tahap awal, Sudirman telah mengirimkan tim dari Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan akan diserahkan ke BKD untuk diproses.

“Kami telah mengirimkan tim Inspektorat untuk menyelidiki hal ini, hasil audit Inspektorat saat ini sudah diterima BKD,” katanya.

Sudirman tidak menjelaskan hasil pemeriksaan Inspektorat, namun mengatakan BP akan dikenakan sanksi disiplin.

“Jadi saat ini pihak yang bersangkutan tinggal menunggu keputusan hukuman dengan menerima sanksi disiplin,” jelasnya.

Diketahui, akibat kejadian tersebut, BP sendiri telah diberhentikan dari jabatannya di Rumah Sakit Plat Merah Jambi. Dia juga dijatuhi hukuman oleh rumah sakit dengan pencabutan sementara kewenangan klinis seperti menempatkannya di unit non-layanan.

Kasus dugaan pelecehan terhadap mahasiswa kedokteran Universitas Jambi yang magang di RS Raden Mataher terungkap saat orang tua korban membeberkannya ke publik. Para orang tua merasa kasus dugaan penganiayaan terhadap putri mereka masih belum terpecahkan.

Dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang perawat rumah sakit itu terjadi saat mahasiswa kedokteran Unja itu sedang berjalan menyusuri lorong depan ruang operasi RS Raden Mattaher untuk mengambil data penelitian pasien untuk data latih.

Namun saat sedang berjalan, pelaku tiba-tiba menghampiri korban lalu mendorong korban ke ruang operasi yang kosong. Saat memasuki ruang operasi, pelaku menyentuh beberapa bagian tubuh korban dan mencium pipi korban dengan kuat.

Simak video “Kehebohan Petugas Bea dan Cukai Jambi Dirazia Istri Nongkrong Dengan Wanita Lain”
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)