liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Kontraktor Bangunan Kejari Kembalikan Rp 1,4 M DP-Denda ke Pemkot Medan


Medan

Kontraktor gedung Kejaksaan Negeri Medan menyetor Rp 1,4 miliar ke kas Pemkot Medan. Uang tersebut merupakan denda dan DP alias uang muka pembangunan gedung yang ambruk beberapa waktu lalu.

Wali Kota Medan Bobby Nasution menjelaskan berdasarkan laporan yang diterima dari Dinas Perumahan, Permukiman dan Tata Ruang (PKP2R), gedung Kejari yang ambruk sudah dibersihkan. Penetapan itu dilakukan dua hari setelah Bobby melihat langsung gedung tersebut

“Yang saya pahami, yang dilaporkan Perkim (Layanan PKP2R) kepada saya, sudah kita nolkan, dari yang saya datangi kemarin saya hanya beri waktu seminggu,” kata Bobby Nasution usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Medan, Selasa (22/22). ). 11/2022).

Kemudian Bobby menjelaskan bahwa uang muka plus pantangan sudah dikembalikan oleh kontraktor kepada Pemkot Medan. Soal jumlahnya, dia meminta untuk diteliti di Kantor PKP2R.

“Dua hari setelah saya berkunjung ke sana, kami menetapkan nol dan dua hari setelah penetapan pengembalian plus pembatasan, Perkim (Pelayanan PKP2R) meminta jumlah itu,” jelasnya.

Kepala Dinas PKP2R Kota Medan Endar Sutan Lubis mengatakan, jumlah uang yang dikembalikan kontraktor Rp 1,4 miliar, di antaranya Rp 90 juta berupa denda atau sanksi. Kontraktor telah mengembalikan uang tersebut pada Jumat (18/11).

“Kontraktor mengembalikan DP dan termin satu lebih dari Rp 1,3 miliar plus denda maksimal, Jumat (18/11) lalu. Jadi, jumlah uang yang sudah dikembalikan kontraktor ke kas Pemkot Medan adalah Rp. 1,4 miliar,” katanya.

Endar menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan mereka, kontraktor terbukti melanggar kontrak yang telah disepakati. Kontraktor membangun gedung yang menyimpang dari spesifikasi gedung yang telah disepakati.

Gedung Kejaksaan Negeri Medan yang Runtuh Harus Dibongkar. Baca Halaman Selanjutnya……

Simak Video “Bobby Nasution ke UMKM Expo ‘Medan in Jakarta’: Naikkan Kelas”
[Gambas:Video 20detik]