liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
New York dan Singapura Jadi Kota Termahal di Dunia


Jakarta

New York di Amerika Serikat dan Singapura termasuk di antara kota termahal di dunia. Peringkat mereka naik setelah inflasi melonjak tahun ini.

Economist Intelligence Unit (EIU) yang berbasis di London merilis Indeks Biaya Hidup Dunia pada Kamis (12/1/2022). Ini adalah survei biaya hidup di kota-kota terbesar di dunia.

“Melonjaknya biaya hidup di kota-kota terbesar di dunia akibat perang di Ukraina dan pembatasan pandemi yang sedang berlangsung mengganggu rantai pasokan, terutama untuk energi dan makanan,” tulis mereka.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

New York sendiri mencapai posisi teratas sebagai kota termahal untuk pertama kalinya. Bersama Singapura, New York menggeser Tel Aviv yang pada tahun sebelumnya menduduki peringkat pertama.

Menurut survei yang dilakukan antara Agustus dan September, harga melonjak dengan rata-rata kenaikan 8,1 persen di 172 kota besar. Selain itu, dampak dolar AS yang kuat terhadap posisi kota juga terlihat. Sebanyak 50.000 harga di seluruh dunia dikonversi ke dolar.

Mata uang AS telah melonjak tahun ini karena Federal Reserve menaikkan suku bunga dalam jumlah besar untuk mencoba dan menjinakkan dekade inflasi tinggi. Selain New York, Los Angeles dan San Francisco juga masuk dalam 10 besar.

Sementara itu, pendorong terbesar kenaikan peringkat adalah Moskow dan St Petersburg di Rusia. “Naik peringkat masing-masing 88 dan 70 karena harga melonjak di tengah sanksi Barat dan pasar energi yang membaik mendukung rubel,” katanya.

“Perang di Ukraina, sanksi Barat terhadap Rusia dan kebijakan nol-covid China telah menyebabkan masalah rantai pasokan yang dikombinasikan dengan kenaikan suku bunga dan nilai tukar yang berfluktuasi, telah mengakibatkan krisis kelangsungan hidup di seluruh dunia,” kata ketua peneliti Upasana Dutt. .

“Kami dapat dengan jelas melihat dampaknya dalam indeks tahun ini, dengan kenaikan harga rata-rata di 172 kota dalam survei kami menjadi yang terkuat yang pernah kami lihat dalam 20 tahun kami memiliki data digital,” tambahnya.

Tonton Video “Lihat Aksi Fitri Carlina Goyang Times Square New York”
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)